Kenapa Jepang Disebut “Negeri Matahari Terbit”? Temukan Jawabannya!

Fajarpos.com Network
Fajarpos.com Network
Jepang atau Sering Disebut Negeri Matahari Terbit (Istimewa).

Jakarta – Jepang adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur yang memiliki 6.852 pulau, dikenal dengan berbagai julukan.

Salah satu julukan yang paling populer adalah “Negeri Matahari Terbit” atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “Land of the Rising Sun”. Lantas, mengapa Jepang disebut sebagai “Negeri Matahari Terbit”?

Asal-Usul Julukan

Julukan “Negeri Matahari Terbit” dalam bahasa Jepang disebut “Nihon” atau “Nippon”, yang secara harfiah berarti “akar matahari” atau “asal mula matahari”.

Asal-usul julukan ini dapat ditelusuri dari zaman kuno Jepang, sekitar abad ke-6 hingga abad ke-8, ketika orang-orang Jepang pertama kali mulai mengidentifikasi diri mereka sebagai sebuah negara atau entitas politik yang independen.

Pada abad ke-6, Pangeran Jepang, Shotoku, banyak mengadopsi pengaruh China dalam kehidupan negaranya, seperti sistem administrasi dan sebagainya.

Sewaktu Shotoku tahu bahwa orang China menyebut negaranya sebagai “Negara Matahari Terbit”, ia mengubah nama “Wa” (nama Jepang sebelumnya), menjadi “Nihon” atau “Nippon”, yang berarti “asal-muasal matahari”.

Alasan Geografis

Alasan utama mengapa Jepang disebut “Negeri Matahari Terbit” adalah karena posisi geografisnya. Jepang terletak di timur benua Asia, di mana matahari pertama kali muncul setiap hari. Dalam konteks ini, “matahari terbit” merujuk pada matahari yang terbit di timur.

Nama “Nippon” atau “Matahari Terbit” pertama kali digunakan oleh utusan resmi dari China untuk merujuk pada negara di pesisir lautan Pasifik, di sebelah timur Benua Asia, yang saat ini dikenal sebagai negara Jepang.

Alasannya karena wilayah Jepang, yang terletak di timur China, dianggap menjadi tempat pertama yang dapat menyaksikan matahari terbit.

Jadi, Jepang disebut β€˜Negeri Matahari Terbit’ karena di situlah matahari terbit dari sudut pandang Cina. Nama β€˜Nippon’ berarti asal Matahari, dan beberapa pelaut mengatakan kepada Marco Polo itu adalah tanah tempat matahari terbit. Dengan demikian, julukan ini mencerminkan sejarah, budaya, dan identitas nasional Jepang.

(*)